“Maaf bro gue lagi sibuk nie banyak kerjaan lain kali ya gue
mampir”
“Maaf ya dedek, ayah belum ada waktu lagi sibuk ngerjain
tugas kantor nanti ya mainnya kalau udah selesai “
“Maaf ya istriku sayang, aku harus pulang telat dan lembur
kerjaan kantor, makam malam bersamanya diundur dulu yach...”
Pernahkah kata-kata diatas atau yang sejenis terucap dari
mulut kita? Pasti pernah, bisa kadang-kadang, jarang atau malah sering. Setiap harinya
kita semua diberi hadiah yang sama yaitu waktu, Sama-sama mendapat waktu 24 jam
tapi mungkin dalam memanfaatkannya setiap orang berbeda-beda. Ada orang yang mempergunakan
waktu yang didapatnya sehingga hari ini nya lebih baik dari yang kemarin, ada juga yang hari ini
nya sama dengan yang kemarin atau yang
hari ininya malah lebih buruk dari hari kemarin.
Kebanyakan orang seringkali menunda untuk mengerjakan sesuatu atau
menyelesaikan sesuatu baik berkaitan untuk dirinya sendiri atau untuk orang
lain dengan alasan sibuk. Seringkali kita
merasa sibuk akan sesuatu padahal masih ada waktu yang sengaja kita lewatkan
atau kita habiskan untuk hal-hal yang percuma/ tidak ada manfaatnya. Bisa jadi
kita sudah terjangkiti virus merasa sibuk, dengan gejala – gejalanya seperti
menunda-nunda, mengerjakan hal-hal lain yang
tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang seharusnya diselesaikan, boros waktu dan
lain sebagainya. Dan yang lebih anehnya seringkali
mulut kita menegaskan atau pembenaran akan virus merasa sibuk yang sudah
menjangkiti. Lalu bagaimana mengatasinya? Salah satu Cara mudahnya yaitu sempatkan!,
sempatkanlah diri anda untuk mengerjakan dan menyelesaikannya.
Sempatkanlah berbincang, bermain atau jalan-jalan dengan
keluarga.
Sempatkanlah bersilahturahmi dengan sahabat, teman, guru.
Sempatkanlah untuk belajar mengasah diri.
Sempatkanlah untuk menikah
Sempatkanlah untuk sukses.
Pada 24 jam hari ini, Apa yang akan aku lakukan?
Pada 24 jam hari ini, Apakah yang aku lakukan itu sesuai
keinginan?
Pada 24 Jam ini, Apa yang aku sedang lakukan sesuai dengan
yang aku rencanakan?
Pada 24 jam ini, Apakah
yang sudah aku selesaikan sesuai dengan yang aku rencanakan?
Pada 24 jam ini, Apakah yang aku lakukan membawa kebaikan atau
lebih baik untuk diriku, keluargaku, sahabat2ku, teman2ku, hidupku?
Pada 24 jam ini, Apa yang sudah aku lakukan?
“ Semua yang ada didunia ini sudah
Tuhan siapkan untuk kita, bisa jadi yang
tuhan berikan pada kita hanyalah waktu,
waktu itu sesuatu yang sangat berharga.”
oleh Sri Budi D.


0 komentar:
Post a Comment