Brrm..brrm..brrm sebuah sepeda motor dari barisan belakang melaju sangat kencang menyalip kendaraan-kendaraan lain didepannya. Tampak dalam pandangan pengendara lainnya bahwa sang pengendara motor itu terlihat sekali mengendarainya dengan gaya ugal-ugalan. Tiba-tiba pada sebuah tikungan di ujung jalan sang pengendara tadi tak mampu mengendalikan laju motornya dan akhirnya duuaaaarr!!!!!
Menilik cerita diatas, Saat ini hampir setiap hari kita memanfaatkan sepeda motor untuk berbagai keperluan. Kita manfaatkan untuk keperluan trasportasi keluarga, kantor, bisnis, dan lain sebagainnya. Ada hikmah serta pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah sepeda motor dan kendaraan sejenisnya.
Setiap kali berkendaraan motor kita tidak lepas dari mengoperasikan rotari gigi motor, pedal gas, mengisi bahan bakar sepeda motor dan pastinya melakukan perbaikan . Perpindahan Berawal dari posisi rotari gigi netral, gigi 1, gigi 2, sampai dengan gigi 4 atau 5 atau sebaliknya yang disesuaikan kondisi medan jalan, kecepatan atau lama jarak tempuh yang diinginkan guna mencapai tujuan. Oleh sebab itu kita dituntut untuk lebih berkonsentrasi di setiap levelnya..
Bila cerita diatas kita analogikan ke dalam hidup kita. Proses berkendara untuk menempuh suatu tempat yang kita inginkan, bagaikan proses kehidupan kita dalam menempuh tujuan hidup kita yang sering kita definisikan sebagai kesuksesan. Disamping itu, rotari gigi mesin ibarat alat/strategi kita, tarikan pedal gas ibarat sikap kita dan tangki bahan bakar ibarat tempat berkumpulnya ilmu pengetahuan yang kita dapatkan dan juga yang penting yaitu sang pengendara “ diri kita sendiri “.
Dalam perjalanan mencapai kesuksesan, kita dituntut untuk dapat mengendalikan, memaksimalkan komponen – komponen pendukung tadi dengan bijak dan benar sesuai dengan kondisi di setiap situasi yang kita hadapi. Bila kita dapat melakukan dengan baik maka tujuan yang kita capai pasti akan sesuai dengan yang kita inginkan. Begitu juga sebaliknya bila kita tidak bisa melakukan dengan baik maka kita akan mengalami kegagalan, tapi kita harus terus bergerak serta bangkit karena kita harus menyelesaikan perjalanan hingga akhir. Jadi, apapun kendaraan menuju sukses yang kita pilih mari kita pergunakan secara bijak dan benar.

0 komentar:
Post a Comment