Di sebuah rumah tinggalah sepasang suami istri yang baru saja menikah.
Seperti kebanyakan pasangan pengantin baru lainnya, Hampir setiap malam Pada
minggu-minggu awal pernikahannya mereka mulai menyusun, mendiskusikan dengan
lebih intim tentang tujuan kehidupan mereka. Diskusi-diskusi mengenai bakti
kepada orang tua,saudara, anak, pendidikan, sosial, cara belajar, pengembangan
diri, spiritual, keuangan, liburan, pencapaian-pencapaian yang ingin diraih dan
topik lainnya yang dibahas sangat seru oleh pasangan baru itu.
Pada
tahun pertama, Setiap hari mereka selalu berusaha untuk optimis serta komitmen
dalam mengupayakan segala hal untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Di
akhir hari terkadang mereka mendapat kesuksesan-kesuksesan dalam mewujudkan
setiap tahapan menuju tujuan. begitupun sebaliknya kegagalan- kegagalan juga
terkadang menghiasi hari-hari mereka.
Suatu
hari sang istri menghadapi sebuah masalah yang membuatnya sangat terpukul dan
down. Masalah tersebut membuat wajahnya linglung, lesu, layu tak
bergairah. Melihat keadaan istrinya, Sang suami pun mencoba berberapa cara
untuk menyemagati dan menghibur dengan Bercerita tentang impian-impian mereka
yang ingin dicapai, usaha itu pun gagal. Sang suami menceritakan
lelucon-lelucon lucu, mengajak jalan2 dan lainnnya, tapi semua cara tersebut
teryata belum berhasil.
Sang
Suami pun menyempatkan waktu berpikir keras mencari cara untuk menyemangati
sang istri agar kembali optimis. Akhirnya sang suami menemukan sebuah cara unik
yang dianggapnya ampuh untuk membuat istrinya optimis kembali. Saat sang istri
sedang duduk termenung lesu, sang suamipun mendekatkan mulutnya ke telinga
istrinya. lalu dengan mengambil nafas dalam-dalam dan sekuat tenaga sang suami
pun berteriak dengan keras "
SEemangatttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt
". mendengar teriakan sang suami, sang istri pun terkejut dan seketika pun
tertawa dengan gembira.
Melihat
hal itu Sang suami pun berucap " Tuhan terimakasih, Senang sekali istriku
sudah kembali semangat dan ceria". lalu sang suamipun bertanya kepada
istrinya " istriku, sudahkah engkau kembali bersemangat ". jawab sang
istri " Iya suamiku, aku sudah bersemangat lagi. teriakanmu tidak hanya
membuatku bersemangat lagi menyelesaikan masalahku, tapi juga semakin membuatku
bersemangat untuk bersiap membalas teriakan kepadamu seperti yang kau lakukan,
saat kau lesu nanti".
Semenjak
hari itu pasangan suami istri tersebut sepakat dan berkomitmen untuk
meneriakkan kata semangat dengan keras setiap salah satu dari mereka tak
bersemangat.
Saya, anda
dan Setiap orang pasti pernah merasa down karena keadaan yang sedang
dihadapinnya. Saat itu yang diperlukan adalah suntikan motivasi. Sekarang
ini banyak sekali orang berbondong-bondong minta dimotivasi, bahkan seringkali
perlu lebih dari satu motivasi atau puluhan motivasi. Hal itu wajar saja, tapi
kalau terus-menerus di motivasi, bisa jadi kebal dan tidak akan berarti lagi.
motivasi yang terbaik adalah yang berasal dari dalam diri kita. Segala hal yang
berada diluar sifatnya hanya sebagai impuls. Saat kita mendapat impuls dari
luar yang membuat kita bersemangat kembali, pasti alangkah baiknya saat itu
kita imbangi juga dengan suatu keinginan kuat (baca: visi misi baru). seperti
cerita sang istri tadi yang punya keinginan kuat untuk membalas teriakannya
suaminya bila nanti ia lesu. Dorongan kuat untuk melakukan/menciptakan sesuatu
hal (kondisi baru) yang lebih baik dari sebelumnya yang akan membantu kita
menyelesaikan kendala yang sedang dihadapi.
Perubahan
datangnya seketika, layaknya sebuah aplikasi dalam gadget, ciptakan Aplikasi
penyemangat unik anda sendiri. ciptakan fitur didalamnya, tambahkan fitur-fitur
baru sesuai kebutuhan anda dan jangan lupa selalu update. Tampilkan aplikasi
penyemangat anda di halaman menu utama. jadi Apa Aplikasi Unik Mu ?
oleh Sri budi D.
Ingin Ngobrol dengan saya? follow saya di twitter : @HartaKarunMu
oleh Sri budi D.
Ingin Ngobrol dengan saya? follow saya di twitter : @HartaKarunMu


0 komentar:
Post a Comment